
Pontianak, ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, bukan sekadar kota biasa. Dikenal sebagai “Kota Khatulistiwa,” Pontianak menawarkan perpaduan unik antara fenomena alam yang langka, sejarah yang kaya, budaya yang beragam, dan kuliner yang menggoda selera. Mengunjungi Pontianak adalah pengalaman yang tak terlupakan, membawa Anda menjejakkan kaki di dua belahan bumi sekaligus. Artikel ini akan memandu Anda menjelajahi pesona Pontianak, dari ikon garis lintang nol hingga kekayaan lokalnya yang memikat.
Menjejak Garis Khatulistiwa: Ikon Tak Tergantikan Pontianak
Daya tarik utama Pontianak tentu saja adalah Tugu Khatulistiwa. Monumen ikonik ini adalah penanda geografis yang menegaskan posisi Pontianak tepat di garis lintang nol derajat. Berada di sini memberikan sensasi unik, seolah Anda berdiri di tengah-tengah dunia. Fenomena “Hari Tanpa Bayangan” yang terjadi dua kali setahun (sekitar 21 Maret dan 23 September) menjadi daya tarik tersendiri, di mana matahari tepat berada di atas kepala, membuat semua benda tegak tidak memiliki bayangan. Mengabadikan momen di Tugu Khatulistiwa adalah hal wajib bagi setiap pengunjung.
Menyelami Sejarah dan Budaya Pontianak
Selain keunikan geografisnya, Pontianak juga menyimpan jejak sejarah yang mendalam, terutama terkait Kesultanan Pontianak. Pendiri kota ini, Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie, mewariskan peninggalan bersejarah yang masih berdiri kokoh:
Keraton Kadriah
Dibangun pada tahun 1771, Keraton Kadriah adalah istana megah yang menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Pontianak. Arsitekturnya yang klasik dan koleksi benda-benda bersejarah di dalamnya, mulai dari singgasana, pakaian kebesaran sultan, hingga meriam peninggalan VOC, akan membawa Anda kembali ke masa lalu dan memahami akar sejarah kota ini.
Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman
Tak jauh dari Keraton Kadriah, berdiri Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman, masjid tertua di Pontianak. Didirikan bersamaan dengan pembangunan keraton, masjid ini memancarkan aura spiritual dan historis yang kuat dengan arsitektur tradisional Melayu. Ini adalah tempat yang sempurna untuk merasakan ketenangan dan mengagumi warisan budaya Islam di Kalimantan Barat.
Museum Kalimantan Barat
Untuk memahami lebih dalam tentang etnografi, seni, budaya, dan sejarah Kalimantan Barat, Museum Kalimantan Barat adalah destinasi yang tepat. Museum ini menyimpan ribuan koleksi artefak dari berbagai etnis, termasuk Dayak, Melayu, dan Tionghoa, yang mendiami wilayah ini. Pengunjung dapat melihat berbagai alat musik tradisional, pakaian adat, senjata, hingga kerajinan tangan yang memukau.
Wisata Kuliner di Pontianak: Surganya Pecinta Makanan
Petualangan di Pontianak belum lengkap tanpa mencicipi aneka kuliner lezatnya. Kota ini adalah surga bagi para pecinta makanan dengan cita rasa yang khas dan beragam, dipengaruhi oleh akulturasi budaya lokal dan Tionghoa.
- Choi Pan: Dimsum kukus khas Pontianak dengan isian bengkuang, kucai, atau talas, disajikan dengan saus cabai pedas yang menggugah selera.
- Bubur Pedas: Jangan terkecoh namanya, bubur ini tidak selalu pedas. Terbuat dari beras yang disangrai dan ditumbuk, dicampur dengan berbagai sayuran dan rempah, menghasilkan rasa gurih yang unik.
- Lek Tau Suan: Dessert segar berbahan dasar kacang hijau kupas, disajikan dengan kuah kental bening dan potongan cakwe.
- Kopi Asiang: Kedai kopi legendaris yang telah beroperasi puluhan tahun. Nikmati kopi robusta hitam pekat yang diracik secara tradisional, ditemani roti bakar srikaya.
- Sotong Pangkong: Cumi bakar yang dipipihkan dan disajikan dengan sambal kacang atau sambal pedas, cocok dinikmati malam hari.
- Pengkang: Mirip lemper, terbuat dari beras ketan dengan isian udang kering, dibungkus daun pisang dan dibakar.
Menyusuri Sungai Kapuas: Pesona Alami yang Menawan
Sebagai kota yang dibelah oleh Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia, pengalaman menyusuri sungai ini dengan perahu menjadi daya tarik tersendiri. Anda bisa melihat aktivitas warga di sepanjang bantaran sungai, jembatan-jembatan ikonik, hingga suasana matahari terbenam yang memukau. Perjalanan ini menawarkan perspektif berbeda tentang kehidupan Pontianak yang erat kaitaya dengan sungai.
Oleh-Oleh Khas Pontianak: Kenang-kenangan dari Khatulistiwa
Sebelum pulang, pastikan Anda membawa pulang kenang-kenangan khas Pontianak. Produk olahan lidah buaya seperti dodol, kerupuk, atau minuman lidah buaya sangat populer. Jangan lupa juga membawa keripik amplang, kue bingke, atau berbagai camilan unik laiya yang hanya bisa ditemukan di Pontianak.
Kesimpulan
Pontianak adalah destinasi yang menawarkan paket lengkap bagi setiap pelancong. Dari keajaiban alam berupa garis Khatulistiwa, jejak sejarah yang memesona, kekayaan budaya yang berwarna, hingga kelezatan kuliner yang tiada tara. Setiap sudut kota ini menyimpan cerita dan pengalaman yang menanti untuk dijelajahi. Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan keunikan Kota Khatulistiwa dan menciptakan kenangan tak terlupakan.
Siap menjelajahi Pontianak dan keajaiban Kalimantan laiya? Kunjungi amazingborneo.id untuk menemukan paket tour terbaik yang akan membawa Anda pada petualangan tak terlupakan!


Tinggalkan Balasan