
Kepulauan Derawan yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, merupakan salah satu surga tropis tersembunyi di Indonesia. Terkenal dengan keindahan bawah lautnya yang menakjubkan, pantai pasir putih yang lembut, serta keberadaan satwa langka seperti penyu hijau raksasa dan ubur-ubur tanpa sengat, tidak heran jika tempat ini menjadi destinasi impian bagi para pelancong lokal maupun mancanegara.
Namun, karena letaknya yang berada di kepulauan terluar, banyak calon wisatawan yang masih bingung mengenai bagaimana cara menuju ke sana. Apakah harus lewat darat, udara, atau laut? Berapa biaya yang harus disiapkan? Artikel ini akan membahas secara mendalam dan lengkap mengenai panduan cara ke Derawan agar perjalanan Anda menjadi lebih mudah, aman, dan menyenangkan.
Mengapa Kepulauan Derawan Layak Dikunjungi?
Sebelum kita membahas rute perjalanan, penting untuk mengetahui apa saja yang membuat Kepulauan Derawan begitu istimewa. Kepulauan ini terdiri dari beberapa pulau utama yang masing-masing menawarkan keunikan tersendiri:
- Pulau Derawan: Pusat akomodasi dan tempat terbaik untuk melihat penyu hijau bertelur atau berenang bersama mereka tepat di depan resort Anda.
- Pulau Maratua: Sering dijuluki sebagai Maldives-nya Indonesia karena keindahan resort terapung dan air lautnya yang biru jernih bergradasi.
- Pulau Kakaban: Terkenal dengan danau purba di tengah pulau yang dihuni oleh jutaan ubur-ubur tanpa sengat (stingless jellyfish). Anda bisa berenang bersama mereka dengan aman.
- Pulau Sangalaki: Tempat konservasi penyu dan spot terbaik untuk melakukan snorkeling bersama ikan pari manta (Manta Ray) raksasa.
Dengan semua daya tarik tersebut, perjalanan jauh yang akan Anda tempuh untuk menuju ke sana dipastikan akan terbayar lunas.
—
Pilihan Rute Utama Cara ke Derawan
Secara umum, ada dua pintu masuk utama udara yang bisa Anda pilih untuk menuju Kepulauan Derawan, yaitu melalui Kota Berau (Tanjung Redeb) atau melalui Kota Tarakan. Kedua rute ini memiliki kelebihan dan kekurangaya masing-masing, tergantung pada anggaran, waktu perjalanan, dan jumlah anggota rombongan Anda.
Mari kita bedah satu per satu kedua rute utama tersebut.
1. Panduan Cara ke Derawan Lewat Berau (Rute Paling Populer)
Rute melalui Berau adalah jalur yang paling direkomendasikan bagi wisatawan mandiri, solo traveler, atau mereka yang ingin menghemat biaya sewa kapal (speedboat). Jalur ini mengombinasikan perjalanan udara, darat, dan laut.
Langkah 1: Penerbangan menuju Bandara Kalimarau (Berau)
Langkah pertama adalah memesan tiket pesawat dengan tujuan akhir Bandara Kalimarau di Tanjung Redeb, Berau. Jika Anda berangkat dari Jakarta, Surabaya, atau kota besar laiya di Indonesia, biasanya Anda harus melakukan transit terlebih dahulu di Balikpapan (Bandara Sepinggan) atau Samarinda sebelum melanjutkan penerbangan ke Berau menggunakan maskapai domestik seperti Batik Air, Wings Air, atau Citilink.
Langkah 2: Perjalanan Darat dari Berau ke Pelabuhan Tanjung Batu
Setibanya di Bandara Kalimarau, Anda harus melanjutkan perjalanan darat menuju Pelabuhan Tanjung Batu. Ini adalah pelabuhan terdekat untuk menyeberang ke Pulau Derawan. Perjalanan darat ini memakan waktu sekitar 2 hingga 2,5 jam melewati jalanan beraspal dengan pemandangan hutan tropis dan perkebunan kelapa sawit.
Pilihan transportasi dari Bandara Kalimarau ke Tanjung Batu:
- Travel Sharing: Tarifnya sekitar Rp150.000 hingga Rp200.000 per orang. Cocok untuk solo traveler.
- Sewa Mobil Privat (Avanza/Iova): Tarifnya berkisar antara Rp500.000 hingga Rp700.000 per mobil sekali jalan (sudah termasuk bensin dan sopir). Sangat disarankan jika Anda pergi bersama keluarga atau grup kecil.
Langkah 3: Menyeberang dengan Speedboat dari Tanjung Batu ke Pulau Derawan
Sesampainya di Pelabuhan Tanjung Batu, Anda tinggal menyeberang ke Pulau Derawan menggunakan speedboat. Waktu tempuh penyeberangan laut ini hanya sekitar 30 hingga 45 menit saja dalam kondisi cuaca normal.
Pilihan kapal penyeberangan:
- Speedboat Reguler/Umum: Biasanya beroperasi pada jam-jam tertentu dengan tarif sekitar Rp100.000 hingga Rp150.000 per orang. Namun, jadwalnya tidak selalu pasti dan sangat bergantung pada jumlah penumpang.
- Sewa Speedboat Privat: Tarif sewa speedboat kecil kapasitas 4-5 orang berkisar antara Rp800.000 hingga Rp1.000.000 sekali jalan. Jika Anda membawa rombongan, opsi ini jauh lebih fleksibel dan efisien.
2. Panduan Cara ke Derawan Lewat Tarakan (Rute Alternatif & Grup Besar)
Pilihan rute kedua adalah melalui Kota Tarakan. Jalur ini sangat populer bagi wisatawan yang pergi dalam rombongan besar (di atas 8 orang) karena mereka bisa langsung menyewa speedboat besar dari Tarakan langsung menuju Kepulauan Derawan tanpa perlu menempuh jalur darat yang melelahkan.
Langkah 1: Penerbangan menuju Bandara Juwata (Tarakan)
Anda bisa mencari penerbangan dengan tujuan Bandara Juwata, Tarakan. Keuntungan lewat Tarakan adalah pilihan maskapai yang lebih banyak dan sering kali harga tiket pesawatnya lebih murah dibandingkan tiket ke Berau, serta memiliki opsi penerbangan langsung dari beberapa kota besar.
Langkah 2: Perjalanan dari Bandara ke Pelabuhan Tengkayu (SDF)
Dari Bandara Juwata, Anda hanya perlu berkendara sekitar 10 hingga 15 menit menggunakan taksi bandara atau transportasi online menuju Pelabuhan Tengkayu I (yang juga dikenal sebagai Pelabuhan SDF). Tarifnya sangat terjangkau, berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000.
Langkah 3: Menyeberang dengan Speedboat dari Tarakan ke Derawan
Dari Pelabuhan Tengkayu, Anda akan langsung menyeberang menggunakan speedboat melintasi laut lepas menuju Pulau Derawan. Perlu dicatat bahwa penyeberangan ini memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 3 hingga 3,5 jam perjalanan laut.
Pilihan kapal penyeberangan:
- Sewa Speedboat Privat: Ini adalah pilihan utama. Harga sewa speedboat berkapasitas 10-15 orang berkisar antara Rp3.500.000 hingga Rp5.000.000 sekali jalan. Itulah mengapa rute ini hanya disarankan jika Anda bepergian dalam kelompok besar agar biaya sewa kapal bisa dibagi rata.
- Speedboat Umum (Tarakan – Tanjung Selor – Berau): Sangat tidak disarankan bagi wisatawan biasa karena rutenya sangat memutar dan rumit.
Perbandingan Rute: Lewat Berau vs Lewat Tarakan
Untuk memudahkan Anda menentukan rute terbaik, berikut adalah tabel perbandingan komparatif antara rute Berau dan rute Tarakan:
| Parameter Perbandingan | Rute Lewat Berau (Kalimarau) | Rute Lewat Tarakan (Juwata) |
|---|---|---|
| Waktu Perjalanan Laut | Singkat (30 – 45 menit) | Lama (3 – 3,5 jam) |
| Waktu Perjalanan Darat | Cukup melelahkan (2 – 2,5 jam) | Sangat singkat (15 menit ke pelabuhan) |
| Kondisi Ombak Laut | Cenderung lebih tenang karena dekat | Bisa sangat bergoyang di laut lepas |
| Cocok Untuk Siapa? | Solo traveler, pasangan, budget traveler | Rombongan besar, family gathering kantor |
| Fleksibilitas Biaya | Lebih murah untuk jumlah peserta sedikit | Lebih hemat jika menyewa kapal kapasitas besar |
Estimasi Rincian Biaya Perjalanan ke Derawan
Biaya adalah faktor penting dalam merencanakan perjalanan. Berikut adalah estimasi kasar biaya perjalanan (di luar tiket pesawat dari kota asal Anda) untuk skema perjalanan lewat Berau secara mandiri:
- Tiket Pesawat Balikpapan – Berau (PP): Rp1.800.000 – Rp2.500.000 per orang.
- Transportasi Darat (Bandara – Tanjung Batu PP): Rp300.000 per orang (menggunakan travel sharing).
- Sewa Speedboat Tanjung Batu – Derawan (PP): Rp400.000 per orang (asumsi sharing atau sewa kapal kecil dibagi berempat).
- Penginapan/Homestay di Derawan: Mulai dari Rp250.000 hingga Rp750.000 per malam (tergantung fasilitas).
- Paket Island Hopping (Maratua, Kakaban, Sangalaki): Rp1.500.000 – Rp2.000.000 per hari untuk sewa satu kapal kuota 5 orang.
- Konsumsi dan Pengeluaran Pribadi: Rp150.000 – Rp250.000 per hari.
Jika ditotal, estimasi biaya backpacker mandiri minimal berkisar antara Rp3.500.000 hingga Rp5.000.000 per orang untuk durasi kunjungan 4 hari 3 malam. Jika Anda tidak ingin pusing mengurus semua logistik ini, menggunakan jasa agen travel terpercaya adalah opsi terbaik.
Tips Penting Sebelum Berangkat ke Kepulauan Derawan
Agar liburan Anda berjalan lancar tanpa hambatan, perhatikan beberapa tips penting berikut ini sebelum Anda berangkat:
- Bawa Uang Tunai yang Cukup: Di Pulau Derawan tidak ada mesin ATM bank besar. Transaksi sebagian besar masih menggunakan uang tunai. Pastikan Anda sudah menarik uang tunai yang cukup saat berada di Berau atau Tarakan.
- Gunakan Provider Telekomunikasi yang Tepat: Sinyal seluler di wilayah kepulauan ini cukup terbatas. Saat ini, hanya provider Telkomsel yang memiliki jangkauan sinyal paling stabil dan kuat di Pulau Derawan dan Maratua.
- Pilih Waktu Kunjungan Terbaik: Musim terbaik untuk mengunjungi Derawan adalah pada musim kemarau, yaitu antara bulan April hingga Oktober. Pada bulan-bulan ini, gelombang laut cenderung tenang dan jarak pandang di bawah air (visibility) sangat jernih untuk snorkeling maupun diving.
- Bawa Obat Anti Mabuk Perjalanan: Penyeberangan laut terkadang bisa sangat menantang jika ombak sedang tinggi, terutama bagi Anda yang memilih rute lewat Tarakan.
- Jaga Kebersihan Lingkungan: Kepulauan Derawan adalah habitat alami satwa yang dilindungi. Jangan sekali-kali membuang sampah sembarangan, menyentuh penyu saat snorkeling, atau merusak terumbu karang.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan) tentang Cara ke Derawan
Apakah ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Berau atau Tarakan?
Untuk ke Tarakan, beberapa maskapai menyediakan penerbangan langsung dari Jakarta. Namun untuk ke Berau, sebagian besar penerbangan masih mengharuskan Anda untuk melakukan transit di Balikpapan atau Samarinda terlebih dahulu.
Berapa hari waktu ideal untuk berlibur di Derawan?
Waktu ideal minimal adalah 4 hari 3 malam (4D3N). Waktu ini cukup untuk mengeksplorasi empat pulau utama (Derawan, Maratua, Kakaban, dan Sangalaki) tanpa harus terburu-buru.
Apakah aman berenang dengan ubur-ubur di Pulau Kakaban?
Sangat aman. Ubur-ubur di Danau Kakaban telah kehilangan kemampuan menyengatnya karena terisolasi selama ribuan tahun dari predator luar. Namun, Anda dilarang menggunakan fin (kaki katak) saat berenang di sini agar tidak melukai tubuh ubur-ubur yang sangat rapuh.
Bagaimana dengan ketersediaan listrik di Kepulauan Derawan?
Di Pulau Derawan dan Maratua, aliran listrik dari PLN umumnya sudah menyala selama 24 jam penuh di sebagian besar wilayah penginapan. Namun, membawa powerbank cadangan tetap sangat disarankan.
Kesimpulan
Menuju ke Kepulauan Derawan memang membutuhkan usaha ekstra dan perjalanan multi-moda yang cukup panjang. Namun, keindahan alam bawah laut kelas dunia, kesempatan berenang bersama penyu liar, serta sensasi magis berenang di danau ubur-ubur Kakaban akan membuat setiap lelah perjalanan Anda terbayar lunas sejak menit pertama kaki Anda menginjak pasir pantainya.
Apakah Anda merencanakan liburan impian ke Kepulauan Derawan tanpa ribet memikirkan rute, transportasi darat, sewa speedboat, dan akomodasi? Percayakan perjalanan Anda kepada ahlinya! Kunjungi Amazing Borneo untuk mendapatkan penawaran paket wisata Kepulauan Derawan terbaik dengan fasilitas lengkap, pemandu profesional, dan harga yang bersahabat. Pesan paket liburan Anda sekarang juga dan mulailah petualangan tak terlupakan di surga Borneo!


Tinggalkan Balasan