
Terletak tepat di garis imajiner Khatulistiwa, Pontianak adalah ibu kota Provinsi Kalimantan Barat yang menawarkan perpaduan unik antara sejarah, budaya, dan keindahan alam. Dikenal sebagai “Kota Khatulistiwa”, Pontianak memiliki daya tarik yang tak bisa ditemukan di tempat lain di dunia. Dari monumen ikonik hingga kekayaan kuliner yang menggoda selera, kota ini menjanjikan pengalaman perjalanan yang tak terlupakan.
Mari kita telusuri destinasi wisata wajib yang harus Anda kunjungi saat menjelajahi pesona Pontianak.
1. Tugu Khatulistiwa: Berdiri di Atas Garis Nol Derajat
Tidak ada kunjungan ke Pontianak yang lengkap tanpa mengunjungi Tugu Khatulistiwa. Monumen ikonik ini adalah penanda geografis yang sangat penting, menunjukkan di mana garis lintang nol derajat membentang. Dibangun pertama kali pada tahun 1928, tugu ini telah mengalami beberapa kali renovasi dan kini menjadi salah satu landmark paling terkenal di Indonesia.
Daya tarik utama tugu ini adalah fenomena alam unik yang terjadi dua kali setahun, yaitu pada saat titik kulminasi matahari (sekitar 21-23 Maret dan 21-23 September). Pada momen tersebut, bayangan benda-benda akan menghilang selama beberapa detik karena posisi matahari yang tepat berada di atas kepala. Momen ini sering dirayakan dengan festival budaya yang menarik banyak wisatawan. Selain itu, Anda bisa berfoto di dua sisi bumi sekaligus: belahan bumi utara dan selatan!
2. Keraton Kadriah dan Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman
Jelajahi akar sejarah Pontianak dengan mengunjungi Keraton Kadriah, istana peninggalan Kesultanan Pontianak yang didirikan oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie pada tahun 1771. Meskipun tidak lagi berfungsi sebagai pusat pemerintahan, keraton ini tetap menyimpan berbagai benda bersejarah, foto keluarga kerajaan, dan arsitektur Melayu yang memukau. Anda bisa merasakan atmosfer kerajaan masa lalu dan mempelajari lebih dalam tentang sejarah berdirinya kota ini.
Tidak jauh dari keraton, berdiri megah Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman. Masjid bersejarah ini juga didirikan oleh sultan yang sama dan merupakan salah satu masjid tertua di Kalimantan Barat. Dengan arsitektur yang khas dan lokasi di tepi Sungai Kapuas, masjid ini bukan hanya tempat ibadah tetapi juga simbol sejarah dan budaya Islam di Pontianak.
3. Menjelajahi Kehidupan di Sungai Kapuas dengan Susur Sungai
Sungai Kapuas adalah urat nadi kehidupan Pontianak. Sebagai sungai terpanjang di Indonesia, Kapuas membelah kota dan menjadi jalur transportasi utama sejak zaman dahulu. Pengalaman wajib di Pontianak adalah melakukan susur sungai. Anda bisa menyewa perahu wisata atau menaiki kapal feri penyeberangan untuk menikmati pemandangan kota dari sudut pandang yang berbeda.
Selama perjalanan, Anda akan menyaksikan aktivitas sehari-hari warga di sepanjang bantaran sungai, rumah-rumah terapung, jembatan-jembatan ikonik, dan bahkan pasar apung tradisional yang sesekali masih beroperasi. Susur sungai Kapuas adalah cara terbaik untuk merasakan denyut kehidupan lokal dan menikmati keindahan alam Pontianak, terutama saat matahari terbenam.
4. Museum Provinsi Kalimantan Barat: Jendela Sejarah dan Budaya
Untuk memahami lebih dalam tentang kebudayaan dan sejarah Kalimantan Barat, kunjungi Museum Provinsi Kalimantan Barat. Museum ini menyimpan koleksi artefak yang sangat beragam, mulai dari benda-benda prasejarah, koleksi etnografi dari berbagai suku (Dayak, Melayu, Tionghoa), hingga peninggalan masa kolonial.
Melalui pameran yang disajikan, Anda akan diajak menyelami kekayaan warisan budaya provinsi ini, mulai dari alat musik tradisional, pakaian adat, senjata, hingga ritual-ritual unik masyarakat Kalimantan Barat. Museum ini adalah tempat yang tepat untuk menambah wawasan dan mengapresiasi keberagaman budaya di Pontianak.
5. Menjelajah Kuliner Khas Pontianak yang Menggugah Selera
Perjalanan wisata tidak lengkap tanpa mencicipi kuliner khas daerahnya, dan Pontianak menawarkan berbagai hidangan yang akan memanjakan lidah Anda. Beberapa kuliner yang wajib Anda coba antara lain:
- Choi Pan: Kudapan kukus gurih berisi bengkuang atau kucai yang disajikan dengan taburan bawang putih goreng dan sambal pedas. Rasanya yang lembut dan unik membuatnya sangat populer.
- Sotong Pangkong: Cumi bakar yang dipukul-pukul hingga pipih, kemudian disajikan dengan dua jenis sambal pedas dan manis. Kuliner malam ini sangat digemari dan mudah ditemukan di sepanjang Jalan Merdeka.
- Es Krim Angi (Es Krim Petrus): Es krim legendaris yang dibuat secara tradisional dengan cita rasa otentik dan tekstur lembut. Cocok dinikmati di tengah udara Pontianak yang seringkali panas.
- Kopi Pontianak: Budaya minum kopi sangat kuat di Pontianak. Nikmati segelas kopi hitam atau kopi susu khas Pontianak di kedai-kedai kopi tradisional yang tersebar di seluruh kota, seperti Kopi Asiang.
- Nasi Ayam Hainan: Meski bukan asli Pontianak, hidangan ini sangat populer di kalangan warga dan wisatawan. Anda bisa menemukan banyak restoran yang menyajikaasi ayam Hainan dengan cita rasa yang khas.
Kesimpulan
Pontianak adalah kota yang penuh kejutan, menawarkan kombinasi unik antara keajaiban geografis, kekayaan sejarah, keragaman budaya, dan kelezatan kuliner. Setiap sudut kota ini menyimpan cerita dan pengalaman yang siap untuk Anda jelajahi. Dari berdiri di garis Khatulistiwa hingga menelusuri Sungai Kapuas yang legendaris, Pontianak akan meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pengunjungnya.
Untuk pengalaman tak terlupakan menjelajahi keindahan Kalimantan, jelajahi berbagai paket tur menarik di amazingborneo.id.


Tinggalkan Balasan