
Pontianak, kota di garis khatulistiwa, bukan hanya terkenal dengan Tugu Khatulistiwa atau keindahan Sungai Kapuasnya. Kota ini juga merupakan surga bagi para pecinta kuliner, menawarkan perpaduan rasa yang unik dan kaya berkat akulturasi budaya Melayu, Tionghoa, dan Dayak. Setiap sudut kota menyajikan hidangan lezat yang menggoda selera, mulai dari makanan berat hingga camilan manis. Siapkan lidah Anda, karena kami akan mengajak Anda menjelajahi tujuh kuliner Pontianak paling terkenal yang wajib Anda cicipi!
1. Kwe Kia Theng
Bagi Anda yang berani mencoba hidangaon-halal, Kwe Kia Theng adalah sajian yang tidak boleh dilewatkan. Hidangan ini berupa sup jeroan babi yang kaya rasa, disajikan dengan “kwe” (mirip kwetiau) atau nasi putih. Kuahnya yang bening namun gurih merupakan hasil rebusan bumbu-bumbu rahasia yang telah diwariskan turun-temurun. Isiaya beragam, mulai dari usus, paru, lidah, hingga kulit babi yang empuk. Sensasi rasa umami dan tekstur jeroan yang kenyal menjadikan Kwe Kia Theng sebagai salah satu ikon kuliner Pontianak yang legendaris.
2. Choi Pan (Chai Kwe)
Choi Pan, atau sering juga disebut Chai Kwe, adalah camilan khas Tionghoa Pontianak yang sangat populer. Berupa adonan tepung beras yang dikukus, berisi berbagai macam isian seperti bengkoang, kucai, atau talas. Teksturnya kenyal dan lembut, dengan rasa gurih dari isiaya. Choi Pan disajikan hangat dengan taburan bawang goreng dan siraman sambal yang pedas manis. Ini adalah camilan yang sempurna untuk dinikmati kapan saja, baik sebagai pengganjal perut maupun teman minum teh.
3. Pengkang
Pengkang adalah salah satu kuliner unik yang menggabungkan cita rasa gurih dan aroma smoky yang khas. Terbuat dari ketan yang diisi dengan ebi (udang kering), kemudian dibungkus daun pisang dan dibakar di atas arang. Proses pembakaran inilah yang memberikan aroma khas dan rasa gurih pada ketan. Bentuknya yang mirip piramida kecil dan cara memasaknya yang tradisional membuat Pengkang menjadi daya tarik tersendiri. Biasanya dinikmati dengan sambal terasi yang pedas, menambah kesempurnaan rasanya.
4. Es Krim Angi (Es Krim Petrus)
Setelah menjelajah hidangan gurih, saatnya mendinginkan diri dengan Es Krim Angi, yang juga dikenal sebagai Es Krim Petrus. Ini bukan sekadar es krim biasa, melainkan es krim tradisional yang terbuat dari santan kelapa, memberikan rasa yang otentik dan menyegarkan. Disajikan dengan berbagai pilihan topping seperti kacang merah, cincau, ketan hitam, atau bahkan durian. Teksturnya yang lembut dan rasa manis gurih dari santan membuat Es Krim Angi sangat cocok untuk meredakan teriknya udara Pontianak.
5. Mie Tiaw Sapi (Mie Tiaw Apollo)
Mie Tiaw Sapi adalah hidangan mie goreng khas Pontianak yang sangat digemari. Mie Tiaw Apollo adalah salah satu tempat paling legendaris untuk menikmati hidangan ini. Berupa kwetiau (mie pipih) yang ditumis dengan potongan daging sapi empuk, tauge, sawi, dan telur, kemudian dibumbui dengan saus khusus yang memberikan rasa gurih, sedikit manis, dan aroma wangi yang khas. Setiap gigitan menawarkan perpaduan tekstur mie yang kenyal dengan daging yang lembut, menjadikaya santapan yang mengenyangkan dan memuaskan.
6. Lek Tau Suan
Lek Tau Suan adalah hidangan penutup atau sarapan ringan yang juga memiliki akar kuat dalam kuliner Tionghoa Pontianak. Terbuat dari bubur kacang hijau tanpa kulit yang dimasak dengan kuah bening manis dan disajikan dengan potongan cakwe (roti goreng) yang renyah. Rasanya manis, hangat, dan sangat menenangkan. Tekstur kacang hijau yang lembut berpadu sempurna dengan cakwe yang gurih, menciptakan kombinasi rasa dan tekstur yang unik dan membuat ketagihan.
7. Bubur Pedas
Meskipuamanya “pedas”, bubur ini sebenarnya tidak pedas secara harfiah, melainkan kaya akan rempah. Bubur Pedas adalah hidangan khas Melayu Kalimantan Barat yang sangat unik. Terbuat dari beras yang digongseng dan ditumbuk, kemudian dimasak dengan berbagai macam sayuran seperti daun pakis, kangkung, dan ubi, serta bumbu rempah yang melimpah. Disajikan dengan taburan kacang tanah goreng, ikan teri, dan kerupuk. Rasanya gurih, aromatik, dan sangat kompleks, memberikan pengalaman kuliner yang berbeda dari bubur pada umumnya.
Kesimpulan
Pontianak memang sebuah kota yang kaya akan warisan kuliner. Dari hidangan gurih yang beraroma rempah hingga camilan manis yang menyegarkan, setiap sajian menceritakan kisah akulturasi budaya yang harmonis. Tujuh kuliner di atas hanyalah sebagian kecil dari kekayaan rasa yang ditawarkan kota ini. Setiap kunjungan ke Pontianak adalah kesempatan untuk menjelajahi lebih dalam kelezatan yang tak terhingga.
Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan langsung keajaiban kuliner Pontianak! Rencanakan perjalanan Anda bersama amazingborneo.id untuk pengalaman liburan yang tak terlupakan di jantung Borneo.


Tinggalkan Balasan